Modal Receh, Peluang Bisnis di Bengkulu Belum Ada Pesaing, Tak Perlu Tempat Khusus dan Hasilnya Ratusan Juta

Modal Receh, Peluang Bisnis di Bengkulu Belum Ada Pesaing, Tak Perlu Tempat Khusus dan Hasilnya Ratusan Juta

ANGKUT : Peternak itik sistem angon liar mengangkut ternaknya menuju lahan sawahlahan sawah-istimewa-raselnews.com

RASELNEWS.COM - Bengkulu adalah daerah berkembang sehingga ruang untuk membuka bisnis atau peluang usaha di bengkulu masih terbuka lebar.

Hanya saja untuk membuka bisnis sendiri, banyak faktor yang menyebabkan seseorang ragu ragu atau bahkan tidak berani berspekulasi.

BACA JUGA:Konflik Batas Sawah yang Berujung Tewasnya 3 Petani Bengkulu Selatan Sudah Lama Terjadi, Kapolres Turun Tangan

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Hilang Saat Mancing di Sungai Keramat, Warga Kaur Belum Ditemukan

Mulai dari pertimbangan modal, tempat hingga jenis usaha atau bisnis yang akan dibangun.

Padahal ada beberapa bisnis atau peluang usaha di Bengkulu yang bisa digarap dengan modal receh, tak perlu tempay khusus dan bisa menghasilkan uang ratusan juta.

Lantas bisnis apa itu?

BACA JUGA:TERUNGKAP! Cinta Segi Tiga Janda 45 Tahun Menjadi Pemicu Tewasnya Warga Bengkulu Selatan di Kamar Kosan

BACA JUGA:Nih Kunci Jawaban Tebak Kata Shopee Tantangan Harian Selasa 15 Agustus 2023, Ambil Voucher Gratis Sekarang!

Peternakan itik petelur dan itik pedaging dengan sistem angon liar.

Untuk membuka bisnis atau usaha peternakan itik dengan sistem angon liar ini tidak membutuhkan modal besar.

Tidak juga membutuhkan tempat khusus atau lahan pribadi. Serta tidak perlu membeli pakan.

Modal yang dibutuhkan hanya untuk membeli bebek kecil, kemudian sepeda motor dan gerobak dari bambu untuk mengangkut itik itik peliharaan.

BACA JUGA:BREAKING NEWS : Mancing di Sungai Keramat, Warga Kaur Hilang

BACA JUGA:Ammana PayLater Syariah, Solusi Kredit Barang Tanpa Bunga dan Agunan, Buktikan!

Namun bisnis atau usaha ini membutuhkan tenaga kerja yang ulet dan tekun.

Peluang bisnis di Bengkulu satu ini belum banyak pesaing. Kalaupun ada orang yeng berternak itik, biasanya sistem tangkar atau dikandangkan. Sehingga membutuhkan modal besar dan lahan khusus.

Budidaya itik dengan sistem angon liar ini sudah banyak dikembangkan di pulau jawa.

BACA JUGA:Tempo 2 Hari! 4 Warga Bengkulu Selatan Meninggal Tragis, 1 di Kamar Kos, 3 Duel Maut di Sawah

BACA JUGA:CATAT! Ini 5 Aplikasi Penghasil Saldo DANA Gratis Hingga Jutaan, Tercepat dan Dijamin Membayar

Caranya pemilik modal membeli sejumlah anakan itik petelur maupun itik pedaging.

Kemudian siapkan satu unit sepeda motor untuk menarik gerobak yang dibuat dari bambu.

Nah itik itik tadi kemudian dimasukkan ke dalam gerobak dan ditarik menggunakan sepeda motor untuk diangon ke areal persawahan masyarakat yang sedang tidak digarap atau selepas masa panen.

BACA JUGA:Wajib Dicoba! Nih Kiat Sukses Bisnis Modal Kecil Untung Besar

BACA JUGA:Pinjol Qazwa, Pinjaman Syariah Pilihan Tepat Pelaku Usaha Mikro yang Butuh Modal

Setelah sampai ke areal sawah yang sedang tidak digarap, itik itik tadi dilepas liarkan untuk mencari pakan.

Sisa biji padi, belalang, keong di sawah merupakan pakan alami terbaik bagi ternak itik.

Sore hari itik itik itu kemudian digiring ke dalam kandang dari plastik atau kerambah yang dibangun sementara di hamparan sawah yang sedang tidak digarap tersebut.

BACA JUGA:Ini Penyebab Perkelahian Maut yang Menewaskan 3 Petani di Bengkulu Selatan

BACA JUGA:Satset HP, Dapat Saldo DANA Rp 132.000 dari Aplikasi Fizzo Novel, Yuk Mainkan!

Saat lahan sawah itu ingin digarap kembali oleh pemiliknya, itik itik tadi kemudian dimasukkan kembali ke dalam gerobak dan dibawa pindah ke lahan sawah lainnya yang belum digarap.

Begitulah sistem peternakan ini bergulir. Lima bualan kemudian itik itik itu sudah siap bertelur. Jika yang dipelihara itik pedaging, tiga bulan sudah siap dijual.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Perkelahian Maut, 3 Petani di Bengkulu Selatan Tewas, 1 Kritis

Sumber: dikutip dari berbagai sumber