El Nino, 3.930 Ha Padi dan Jagung di Bengkulu Selatan Kekeringan, 215 Ha Fuso

El Nino, 3.930 Ha Padi dan Jagung di Bengkulu Selatan Kekeringan, 215 Ha Fuso

Dinas Pertanian Bengkulu Selatan dan Babinsa Seginim melakukan pompanisasi terhadap sawah yang mulai mengering akibat dampak el nino-istimewa-raselnews.com

2. Kecamatan Seginim 288 Ha padi

3. Kecamatan Pino 630 Ha padi dan 116 Ha jagung

4 Kecamatan Pino Raya 850 Ha padi dan 582 Ha jagung

5. Kecamatan Kedurang Ilir 90 Ha padi dan 256 Ha jagung

6. Kecamatan Bunga Mas 215 Ha padi.

BACA JUGA:Dampak Kemarau di Bengkulu, Harga Beras Menggila, Pemerintah Salurkan 1.697,44 Ton Beras Gratis

7. Kecamatan Kota Manna 40 Ha padi dan 27 Ha jagung

8. Kecamatan Pasar Manna 52 Ha padi dan 60 Ha jagung

9. Kecamatan Manna terdiri dari 237 Ha padi, 73,5 Ha jagung, terong 100 Ha , dan 139 Ha cabai

“Sawah yang kekeringan itu bukan hanya sawah tadah hujan, sawah irigasi juga. Di irigasi itu sudah tidak ada lagi airnya. Kering semua,” ungkap Pedi Sumantri.

BACA JUGA:Dampak Kemarau di Bengkulu, Harga Beras Tembus Rp50 Ribu Perkulak, Pemerintah Mulai Salurkan Beras Gratis

Untuk mencegah terjadinya fuso meluas akibat dampak el nino, Dinas Pertanian Bengkulu Selatan mulai melakukan pompanisasi. Misalnya di Desa Tanjung Agung Kecamatan Seginim.

Pihaknya juga meminta seluruh kelompok tani yang memiliki pompa bantuan untuk digunakan. Jika ada petani dari wilayah lain yang membutuhkan, hendaknya diberikan agar fuso bisa dicegah.

“Kita akui jumlah pompa tidak mencukupi. 2 pompa di Brigade Pertanian sudah digunakan untuk wilayah Seginim dan Pino Raya.

BACA JUGA: Musim Kemarau Petani di Seluma Panen Raya Padi, Kerjasama dengan BMKG, Hasilnya Mengejutkan

Satu pompa yang kami pinjam dari (Distan) provinsi juga sudah dipakai. Tinggal lagi pompa-pompa di kelompok tani yang kami andalkan,” pungkas Pedi Sumantri. (red)

Sumber: