Diundang ke Kediaman Mentan, Bupati Seluma Bahas Program Strategis Pertanian 2026
Diundang ke Kediaman Mentan, Bupati Seluma Bahas Program Strategis Pertanian 2026-istimewa-dokumen
TAIS – Bupati Seluma, Teddy Rahman, bersama Kepala Dinas Pertanian Arian Sosial menghadiri undangan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di kediamannya di kawasan Pengadegan, Jakarta Selatan. Pertemuan tersebut membahas sejumlah program strategis pertanian untuk Kabupaten Seluma pada tahun 2026.
Bupati Teddy Rahman menjelaskan, pertemuan itu juga dihadiri perwakilan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dari berbagai daerah, termasuk Provinsi Bengkulu. Dalam diskusi tersebut, sejumlah program prioritas pertanian dibahas secara khusus.
BACA JUGA:Pemkab Seluma Tunggu Tindak Lanjut Perusahaan Terkait Rencana Eksploitasi Emas
Salah satu agenda utama adalah rencana pembudidayaan kembali kelapa dalam atau kelapa lokal milik masyarakat pedesaan. Program ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus nilai ekonomi komoditas kelapa, sehingga dapat memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat.
“Program yang dibahas salah satunya pembudidayaan kembali kelapa dalam melalui penanaman ulang dan optimalisasi tanaman yang sudah ada. Harapannya, Seluma bisa menjadi salah satu sentra penghasil kelapa dalam terbesar,” ujar Teddy Rahman.
BACA JUGA:Belanja Pegawai Overload, Harapan Ribuan Tenaga Honorer Seluma Hampir Pupus
Selain itu, pertemuan juga menyinggung kelanjutan program cetak sawah pada 2026. Program tersebut sebelumnya telah direalisasikan seluas 50,3 hektare pada 2025. Pemerintah pusat, kata Teddy, masih menunggu usulan lanjutan dari pemerintah daerah untuk pelaksanaan tahun depan.
“Program cetak sawah akan kembali dilaksanakan. Kementerian menunggu usulan resmi dari pemerintah daerah,” tegasnya.
BACA JUGA:Puluhan Tahun Mengabdi, Ratusan Honorer Seluma Tuntut Kepastian Diangkat PPPK
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Seluma juga kembali mengusulkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Bantuan ini dinilai penting untuk mendukung efisiensi pengolahan lahan serta meningkatkan produktivitas petani.
“Pengadaan alsintan kembali kami usulkan. Semoga seluruh program dapat terealisasi sehingga sektor pertanian Seluma semakin maju dan produksinya meningkat,” pungkasnya. (*)
Sumber: