Apa Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan! Tapi Jangan Berlebihan, Apalagi Ibu Hamil, Ini Risikonya

Apa Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan! Tapi Jangan Berlebihan, Apalagi Ibu Hamil, Ini Risikonya

Apa Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan! Tapi Jangan Berlebihan, Apalagi Ibu Hamil, Ini Risikonya-istimewa-raselnews.com

RASELNEWS.COM - Siapa yang tak pernah mengonsumsi daun kelor? Di negara asalnya seperti India dan Nepal, kelor dikenal sebagai miracle tree atau pohon kehidupan.

Dalam pengobatan tradisional Ayurveda, daun kelor telah lama dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membantu mengatasi berbagai penyakit. Tak heran jika tanaman ini kini semakin populer karena manfaat kesehatannya yang telah dibuktikan secara ilmiah.

Salah satu keunggulan utama daun kelor adalah kandungan nutrisinya yang sangat tinggi. Dalam satu cangkir daun kelor terdapat vitamin C, vitamin A, dan vitamin E yang bahkan melebihi kandungan pada buah jeruk.

BACA JUGA:Manfaat Daun Pecut Kuda, Herbal Alami untuk Batuk hingga Radang Tenggorokan

Daun kelor kering juga kaya kalsium, mencapai sekitar 2.000 mg, serta mengandung protein yang lebih tinggi dibandingkan telur dan susu.

Kandungan ini menjadikan kelor bermanfaat untuk membantu menaikkan berat badan pada penderita gizi buruk, baik anak-anak maupun orang dewasa, serta mengatasi kekurangan zat besi seperti anemia.

Bagi atlet dan olahragawan, daun kelor juga menjadi sumber protein alami untuk membantu menambah massa otot.

Manfaat berikutnya adalah membantu menurunkan dan menstabilkan kadar gula darah. Daun kelor diketahui dapat menghambat penyerapan gula di saluran pencernaan serta meningkatkan produksi insulin oleh pankreas.

Konsumsi sekitar 500 mg daun kelor per hari disebut dapat membantu menstabilkan gula darah puasa, HbA1c, maupun gula darah sewaktu.

BACA JUGA:7 Manfaat Minum Air Daun Kemangi di Pagi Hari! Begini Cara Meraciknya

Daun kelor juga berperan dalam melindungi fungsi hati dan ginjal, dua organ penting yang bertugas menyaring racun dalam tubuh.

Kandungan quercetin dan antioksidan dalam kelor membantu melindungi hati dan ginjal dari kerusakan akibat obat-obatan serta mencegah oksidasi lemak pada hati. Konsumsi rutin kelor juga dapat meningkatkan fungsi ginjal dalam membuang zat berbahaya dari tubuh.

Untuk kesehatan saluran pencernaan, daun kelor terbukti mampu menurunkan keasaman lambung.

Pada penderita maag atau GERD, konsumsi daun kelor dengan dosis 300–500 mg per kali dapat menurunkan kadar asam lambung hingga 80–86 persen. Karena itu, kelor kerap dijadikan alternatif alami bagi penderita asam lambung.

BACA JUGA:6 Manfaat Luar Biasa Gel Lidah Buaya untuk Kesehatan Kulit

Manfaat lainnya berkaitan dengan kesehatan otak. Daun kelor kaya antioksidan yang berperan dalam membantu memperbaiki memori dan fungsi kognitif.

Ekstrak daun kelor terbukti dapat meningkatkan fungsi kolinergik dan daya ingat, sehingga berpotensi mencegah penyakit demensia dan Alzheimer.

Selain itu, kelor juga dikaitkan dengan peningkatan hormon dopamin dan serotonin yang dapat membantu memperbaiki suasana hati serta menurunkan risiko depresi.

Dalam hal tekanan darah, daun kelor mengandung vitamin B kompleks dan kalsium yang dapat membantu menghambat penyerapan garam dalam darah. Kombinasi nutrisi ini berperan dalam menjaga tekanan darah tetap stabil, terutama pada penderita hipertensi.

BACA JUGA:Mengenal Manfaat Nanas, Buah Eksotis Kaya Gizi dan Baik untuk Kesehatan

Daun kelor juga dikenal memiliki potensi antikanker. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kelor dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, seperti leukemia, kanker payudara, dan kanker pankreas. Sementara itu, biji kelor kaya beta karoten, vitamin A, vitamin C, dan antioksidan yang berperan dalam mencegah kanker usus besar.

Untuk penderita asma, kelor juga memberikan manfaat. Struktur alkaloid dalam kelor memiliki kemiripan dengan ephedrine yang dapat memengaruhi pergerakan bronkiolus.

Sumber: