Apa Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan! Tapi Jangan Berlebihan, Apalagi Ibu Hamil, Ini Risikonya

Apa Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan! Tapi Jangan Berlebihan, Apalagi Ibu Hamil, Ini Risikonya

Apa Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan! Tapi Jangan Berlebihan, Apalagi Ibu Hamil, Ini Risikonya-istimewa-raselnews.com

Ekstrak biji kelor terbukti membantu mengurangi peradangan saluran pernapasan dan memperbaiki fungsi paru-paru pada penderita asma. Bahkan, ekstrak akar kelor diketahui memiliki efek serupa obat antiinflamasi dalam mengatasi pembengkakan paru.

Selain itu, kelor berperan sebagai penurun kolesterol alami. Kandungan beta-sitosterol dalam daun kelor dapat menghambat penyerapan kolesterol di usus dan meningkatkan pembuangannya melalui feses.

BACA JUGA:7 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan Kulit, Wanita Wajib Tahu

Tidak hanya daun, bunga kelor juga dapat diseduh sebagai teh untuk membantu menurunkan kadar kolesterol, sementara biji kelor mengandung asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) yang efektif dalam mengikat kolesterol.

Manfaat lain yang tak kalah penting adalah meningkatkan produksi ASI. Fitosterol dalam daun kelor dapat merangsang produksi estrogen yang berperan dalam meningkatkan aktivitas kelenjar susu. Dosis maksimal yang disarankan untuk ibu menyusui adalah sekitar 70 gram daun kelor kering per hari.

Di sisi lain, kelor juga memiliki sifat antibakteri. Ekstrak bijinya dapat digunakan sebagai penjernih air karena mampu membunuh bakteri.

Kandungan pterygospermin di dalamnya bersifat antimikroba dan berpotensi membantu mengatasi penyakit infeksi, termasuk herpes simpleks. Rebusan kulit batang kelor juga dilaporkan efektif membantu meredakan infeksi saluran kemih.

BACA JUGA:Kalah Populer Dari Telur Ayam, Ini Manfaat Luar Biasa Telur Bebek bagi Kesehatan

Meski kaya manfaat, konsumsi kelor tetap perlu dibatasi. Daun kelor memiliki efek pencahar sehingga jika dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan diare.

Kelor juga tidak dianjurkan bagi ibu hamil karena dapat memicu kontraksi rahim dan meningkatkan risiko keguguran. Konsumsi berlebihan dalam jangka panjang juga berpotensi menyebabkan kelebihan zat besi yang mengganggu pencernaan.

Oleh karena itu, seperti halnya bahan alami lainnya, daun kelor sebaiknya dikonsumsi secara wajar dan sesuai kebutuhan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal tanpa menimbulkan efek samping. (**)

Sumber: