Kesehatan Usus yang Buruk Picu Kerontokan Rambut
Kesehatan Usus yang Buruk Picu Kerontokan Rambut-istimewa-freepik.com
RASELNEWS.COM - Kesehatan usus yang terganggu dapat menyebabkan rambut rontok dalam jangka panjang karena tubuh tidak mampu menyerap mikronutrien secara optimal dan peradangan meningkat, yang akhirnya memengaruhi folikel rambut.
Menurut Dr. Bridget Bowler, pakar dermatologi sekaligus nutrisi terapan asal AS, semakin banyak bukti ilmiah menunjukkan bahwa kondisi usus sangat menentukan kekuatan rambut.
BACA JUGA:Rambut Kusut dan Mudah Patah? Ini Tips Perawatan di Rumah
Ketika keseimbangan mikrobioma usus terganggu, tubuh sulit menyerap protein, zat besi, zinc, serta vitamin B, sehingga folikel rambut melemah dan lebih cepat memasuki fase kerontokan.
"Jika hanya merawat rambut dari luar tetapi mengabaikan kesehatan usus, hasilnya akan sangat terbatas," ujarnya.
Bowler menyarankan untuk rutin mengonsumsi makanan fermentasi, serat larut, serta mengelola stres guna menjaga keseimbangan jalur usus, kulit, rambut.
Kesehatan usus yang buruk dapat memicu kerontokan rambut berkepanjangan, membuat rambut menipis dan bahkan membentuk area yang tampak botak.
BACA JUGA:IPB Hadirkan Shampo Pandan, Ampuh Atasi Ketombe, Rambut Rontok dan Psoriasis
Tanda-Tanda Rambut Rontok yang Berkaitan dengan Masalah Usus
1. Rambut rontok terus-menerus disertai perut kembung, sulit mencerna makanan, gangguan buang air besar, atau alergi makanan.
2. Rambut semakin menipis, namun hasil pemeriksaan tidak menunjukkan masalah hormon atau tiroid.
3. Rambut mudah rontok membentuk bercak ketika sistem pencernaan sedang meradang, stres meningkat, atau pola makan tidak teratur.
Cara Mengatasi Kerontokan Rambut dari Akar Masalah: Usus
BACA JUGA:Stres Bisa Picu Rambut Rontok hingga Kebotakan, Waspadai Alopesia Areata
1. Tingkatkan Asupan Probiotik dan Prebiotik
Makanan fermentasi seperti yoghurt, kefir, kimchi, kombucha, serta makanan tinggi serat larut seperti pisang, oats, ubi, dan asparagus membantu menyehatkan mikrobioma usus. Mikrobioma yang seimbang mendukung penyerapan nutrisi dan menurunkan peradangan, sehingga rambut lebih kuat.
2. Penuhi Nutrisi Penting untuk Folikel Rambut
Pastikan asupan protein, zat besi, zinc, vitamin D, biotin, dan omega-3 dari telur, ikan berlemak, chia seed, biji labu, sayuran hijau gelap, hingga kacang-kacangan.
BACA JUGA:Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan yang Tak Banyak Diketahui Orang
Jika kerontokan berlangsung lama, lakukan pemeriksaan ferritin (cadangan zat besi), vitamin D, dan zinc untuk menentukan kebutuhan suplementasi sesuai arahan dokter.
3. Batasi Makanan Pemicu Peradangan Usus
Gula tambahan, alkohol, fast food, makanan tinggi minyak goreng berulang, dan produk dairy bagi yang intoleran laktosa bisa memperparah iritasi usus dan meningkatkan kerontokan.
4. Perbaiki Gaya Hidup dan Kelola Stres
Stres dapat mengganggu keseimbangan mikrobiota usus. Tidur 7–8 jam per hari, rutin berjalan kaki, yoga, atau meditasi 10 menit setiap hari membantu menstabilkan jalur usus–otak–kulit, yang berdampak positif pada pertumbuhan rambut.
BACA JUGA:5 Minuman Pagi yang Membantu Menurunkan Tekanan Darah Secara Alami dan Baik untuk Kesehatan Jantung
5. Rawat Kulit Kepala Bersamaan dengan Perbaikan Usus
Gunakan sampo lembut, hindari kandungan sulfat keras, serta manfaatkan serum penumbuh rambut dengan niacinamide, kafein, atau peptida untuk membantu sirkulasi darah di kulit kepala.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kerontokan berlangsung lebih dari 3 bulan, terjadi rontok berbentuk lingkaran (patchy), atau disertai sakit perut, penurunan berat badan, serta gangguan pencernaan berat, sebaiknya konsultasikan ke dokter spesialis pencernaan dan dermatologi untuk mengevaluasi kemungkinan peradangan usus, ketidakseimbangan mikrobiota, atau kekurangan nutrisi. (**)
Sumber: