CPNS 2026 Bengkulu Selatan Segera Dibuka, Ini Jumlah Formasi dan Prioritasnya
Pemkab Bengkulu Selatan sedang mempersiapkan formasi untuk perekrutan cpns 2026-Istimewa-Dokumen
RASELNEWS.COM - Kabar baik datang bagi para pencari kerja di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Di tengah ancaman kekosongan pegawai akibat gelombang pensiun, Pemkab Bengkulu Selatan mulai mematangkan rencana rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026.
BACA JUGA:Pemkab Bengkulu Selatan Salurkan Bantuan Pangan Periode Februari–Maret kepada 25 Ribu Lebih Warga
Tak tanggung-tanggung, sekitar 70 hingga 80 formasi disiapkan untuk mengisi kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kian mendesak.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas pelayanan publik agar tetap optimal di tengah dinamika birokrasi.
BACA JUGA:Perkuat Transparansi Keuangan, Pemkab Kaur Ikuti Pemeriksaan LKPD 2025
Proses penyusunan formasi dilakukan secara terukur dan mengacu pada arahan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui surat resmi terkait kebutuhan ASN daerah. Saat ini, tahapan masih dalam proses finalisasi.
Kepala BKPSDM Bengkulu Selatan, Fariq Hafizh mengatakan, fokus utama rekrutmen tahun ini diarahkan pada tenaga teknis dan jabatan fungsional yang masih minim di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
BACA JUGA:Pemkab Seluma Resmi Terapkan WFH, ASN Hanya Bekerja Empat Hari di Kantor
“Saat ini proses penyusunan masih berjalan. Kami memprioritaskan kebutuhan tenaga teknis di OPD, terutama jabatan fungsional yang memang wajib ada di setiap instansi,” katanya.
Urgensi penambahan ASN bukan tanpa alasan. Data BKPSDM mencatat, dalam rentang 2022 hingga 2027, sebanyak 744 Pegawai Negeri Sipil di Bengkulu Selatan akan memasuki masa pensiun.
BACA JUGA:Gedung Futsal Taman Bineka Kembali Diaktifkan, Dorong Semangat Olahraga Masyarakat Kaur
Kondisi ini berpotensi menimbulkan kekosongan jabatan dan meningkatnya beban kerja di berbagai sektor.
“Ini menjadi salah satu alasan utama kenapa kita perlu penambahan ASN secara bertahap, agar pelayanan publik tetap berjalan optimal,” jelas Fariq.
Sumber:


