RASELNEWS.COM, BENGKULU SELATAN – Dugaan penggelapan uang angsuran pinjaman bank oleh mantan Bendahara Dinas Pertanian Bengkulu Selatan (BS) berinisial Ja, yang saat ini tengah diproses Inspektrat Bengkulu Selatan (BS), ternyata tidaklah sedikit.
Dari informasi yang berhasil dihimpun Rasel kemarin (2/8/2022), ada puluhan PNS Distan yang menjadi korban Ja. Besaran uang yang digelapkan tentunya bervariasi. Mulai dari satu jutaan hingga empat juta lebih. Jika ditotalkan hampir menyetuh angka Rp80 juta. Beruntung, angsuran yang diduga digelapkan hanya satu bulan saja yakni Januari 2021. Setelah kasus ini mencuat, posisi Ja diganti. Infonya, saat ini Ja bertugas di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Manna. “Kalau 20 orang lebih,” tegas Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan BS, Ikat Maulana saat dihubungi Rasel kemarin (2/8). BACA JUGA:Bendahara Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Dilaporkan Dugaan Penggelapan Uang Angsuran Bank PNS Ikat menegaskan jika ia menjadi salah satu korban Ja. Angsuran bank sebesar Rp4,7 juta di Januari 2021, hingga kini tidak ia bayarkan. Ia pun mengaku pernah ditelepon oleh pihak bank guna meminta konfirmasi terkait tunggakan pinjaman Januari 2021. Dengan tegas Ikat menyatakan jika hal itu bukan menjadi urusannya melainkan urusan bank dengan bendahara. “Pihak bank hanya konfirmasi apakah benar angsuran Januari 2021 belum dibayar. Saya jawab, itu urusan bendahara. Jadi silakan tagih ke bendaraha. Saya merasa belum sekalipun tidak menyetor. Karenakan gaji kami langsung dipotong bendahara,” tegas Ikat. Senada dikatakan Kasi Perbenihan dan Perlindungan Pedi Sumantri SP MP yang juga menjadi salah satu korban Ja. Ditemui Rasel kemarin (2/8), Pedi menyebut ada 20 lebih angsuran PNS Distan yang tidak disetorkan oleh Ja. Namun, hanya setoran Januari 2021 yang tidak diteruskan Ja ke pihak perbankan. BACA JUGA:Siswi SMP di Kaur 11 Kali Dicabuli Duda asal Jambi Sebelum-sebelumnya kata Pedi, Ja masih memegang amanah tersebut. “Kalau jumlah PNS saya tidak tahu percis. Tapi kalau 20 (PNS) lebih, ada. Jumlah (angsurannya) bervariasi. Saya sendiri hampir Rp3 juta. Dan secara pribadi saya pernah menanyakan itu kepada Ja. Jawabanya iya saja,” beber Pedi yang Senin (1/8) sudah dimintai keterangan Ipda BS terkait kasus ini. Pedi mengaku tidak mau membayar kembali angsuran di Januari 2021. Iapun pernah ditelepon bank dan mengatakan jika uang yang diterima setiap bulan merupakan uang sisa potongan angsuran bank. “Sekarang saya sudah diblacklist. Itu tadi, saya tidak membayar lagi angsuran Januari. Black list saya ketahui ketika coba-coba mau daftar haji di salah satu bank,” kata Pedi. Mediasi Kasus ini, baik Ikat maupun Pedi menyebut pernah dimediasi. Saat kasus ini merebak, di Januari 2021, pihak perbankan dengan difasilitasi Silustero, Kepala Distan BS saat itu, pernah rebuk pendapat. Hanya saja, Ja tidak hadir. Hanya saja, rapat tersebut justru membebankan kembali angsuran itu kepada PNS yang memiliki angsuran. BACA JUGA:Nekat Maling HP untuk Beli Susu Anak “Ketika mediasi, bank minta angsuran itu kembali dibayarkan. Saya pribadi, menolak. Tapi ada juga kawan-kawan yang terpaksa membayar kembali. Bahkan ada menutupi dua angsuran,” ungkap Pedi. Senada dengan Ikat. Bahkan kata Ikat, karena tidak menemui titik temu dan penyelesaian dari Ja, mereka berinisiatif melaporkan Ja ke polisi. “Dulu ada pernyataan dan tandatangan mereka yang angsurannya tidak disetorkan. Saya sudah dua kali tandatangan. Tapi apakah dilaporkan, saya tidak tahu percis,” imbuh Ikat yang mengaku hingga kemarin belum dipanggil Ipda BS. (and)Puluhan PNS Bengkulu Selatan Jadi Korban Eks Bendahara Dinas Pertanian
Rabu 03-08-2022,10:32 WIB
Reporter : admin53radarselatan
Editor : admin53radarselatan
Tags : #penggelapan angsuran bank
#dinas pertanian bengkulu selatan
#bengkulu selatan
#bendahara dinas
Kategori :
Terkait
Selasa 13-01-2026,17:04 WIB
Tebat Gelumpai Jadi Destinasi Baru di Bengkulu Selatan
Senin 12-01-2026,19:32 WIB
Bupati Rifa'i Tajudin Lantik 1.187 PPPK Paruh Waktu Bengkulu Selatan, Ini Pesannya
Jumat 09-01-2026,19:30 WIB
Jadwal Pemadaman Listrik Bengkulu Selatan 10 Januari 2026, Ini Wilayah Terdampak
Rabu 07-01-2026,16:26 WIB
Pemkab Bengkulu Selatan Pastikan Pelantikan 1.187 PPPK Paruh Waktu Bulan Ini
Selasa 06-01-2026,16:28 WIB
Dana Desa Bengkulu Selatan 2026 Turun Jadi Rp93,2 Miliar, Pembangunan Desa Terancam Melambat
Terpopuler
Jumat 16-01-2026,17:16 WIB
Parfum Terbaik 2026, Ini Rekomendasi Parfum untuk Pria dan Wanita, Aroma Khas Pesona Identitas Diri
Jumat 16-01-2026,18:00 WIB
8 Oli Motor Terbaik 2026 Rekomendasi Mudik Lebaran, BBM Jadi Irit Mesin Tambah Bertenaga
Jumat 16-01-2026,19:00 WIB
Orangnya Sudah Berlalu Wanginya Masih Menempel, Ini Rekomendasi Parfum yang Wanginya Tercium Jarak Jauh
Jumat 16-01-2026,10:54 WIB
5 Rekomendasi Smart TV 32 Inci Terbaik, Fitur Lengkap dengan Harga Kompetitif
Jumat 16-01-2026,18:31 WIB
Dirilis 22 Januari 2026! Realme Neo 8 Siap Gebrak Pasar Ponsel, Baterai Jumbo, RAM 24 GB, Penyimpanan 1 TB
Terkini
Sabtu 17-01-2026,10:07 WIB
Nubra: SUV Off-Road Murni Hyundai yang Jadi Perbincangan Penggemar Otomotif, Tampilan Kotak dan Berotot
Sabtu 17-01-2026,08:05 WIB
6 Manfaat Luar Biasa Gel Lidah Buaya untuk Kesehatan Kulit
Sabtu 17-01-2026,05:35 WIB
Sssttt...Yamaha Diam-diam Rilis Skutik 125 cc Klasik Modern, Harga Lebih Murah dari Honda BeAT
Jumat 16-01-2026,19:00 WIB
Orangnya Sudah Berlalu Wanginya Masih Menempel, Ini Rekomendasi Parfum yang Wanginya Tercium Jarak Jauh
Jumat 16-01-2026,18:31 WIB