Catat, Ini Syarat Utama Akreditasi PAUD

Catat, Ini Syarat Utama Akreditasi PAUD

Peserta didik TKN 16 Bengkulu Selatan aktif mengikuti kegiatan pembelajaran-rezan oktowesa-raselnews.com

BENGKULU SELATAN, RASELNEWS.COM - Masih banyaknya lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) belum terakreditasi mendapat perhatian langsung dari  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Selatan.

Bahkan, Disdikbud telah melayangkan surat edaran wajib akreditasi terhadap lembaga tersebut. Hal ini agar kedepan lembaga PAUD kian berkualitas dan maksimal melayani peserta didik.

BACA JUGA:Input Pengajuan BOP PAUD Terakhir November

Kabid Diklus Disdikbud Bengkulu Selatan, Sarjono, S.Pd mengatakan setidaknya ada lima syarat utama yang harus dipenuhi lembaga PAUD untuk mengikuti akreditasi. 

Pertama, lembaga wajib menyingkronkan IJOP terbaru dengan DAPODIK lalu diopload ke SISPENA, kemudian memiliki peserta didik aktif minimal 10 orang, mempunyai sertifikat pendidik/diklat di atas 30 jam, KTSP lengkap dan disertai tandatangan stempel lalu ada surat rekomendasi dari Kepala Lembaga PAUD/Kepala Yayasan.  

BACA JUGA:Capaian Zakat Mal di Bengkulu Lebihi Target

“Silahkan lengkapi syarat ke kami secepatnya jika ada lembaga yang belum akreditasi. Agar kedepan PAUD lebih berkualitas,” ujar Sarjono. Akreditasi merupakan jantung utama pendidikan.

Banyak hal yang terjadi jika lembaga pendidikan tidak terakreditasi, salah satunya status peserta didik yang tidak diakui Kemendikbudristek RI hingga nihilnya bantuan operasional pendidikan (BOP).

BACA JUGA:Sekda Provinsi Bengkulu Sebut Ada OPD dengan Kinerja Masih di Bawah 50 Persen, Bersiap Dimutasi

“Dari 168 lembaga PAUD, baru lima puluh persen yang terakreditasi. Makanya, pengelola kami harap proaktif dan bisa memanajemen lembaga dengan maksimal,” terangnya. 

Sarjono juga meminta setiap lembaga melaporkan seluruh fasilitas yang tersedia di lembaga PAUD. Hal ini agar nantinya bisa diusulkan ke pusat jika masih ada fasilitas yang kurang.

BACA JUGA:Awal Tahun Harga Sawit Diprediksi Terus Membaik, Ini Alasannya

Mulai dari fasilitas APE (alat peraga edukatif) hingga fasilitas pembelajaran. “Kami tidak tahu kebutuhan lembaga jika tanpa laporan,” kata Sarjono.

Siap Bantu

Sumber: