Jangan Dipakai, Sajadah Seperti Ini Dilarang Nabi Muhammad SAW

Jangan Dipakai, Sajadah Seperti Ini Dilarang Nabi Muhammad SAW

Jenis sajadah yang dilarang digunakan dalam shalat-istimewa-freepik.com

RASELNEWS.COM - Sajadah sudah menjadi salah satu sarana yang tak terpisahkan dalam shalat.

Namun ternyata, memilih sajadah haruslah tepat. Jangan sampai, sajadah yang digunakan justru bisa membuat shalat tak sempurna.

BACA JUGA:Shalat Rajin Tapi Maksiat Jalan Terus, Ini Kata Gus Baha

Hal ini sebagaimana dikatakan Ustadz Adi Hidayat.

Bahkan menurut pria yang disapa UAH ini, Nabi Muhammad SAW melarang penggunaan shalat dengan menggunakan sajadah tertentu.

Untuk itu, UAH mengimbau agar umat Islam menghindari penggunaan sajadah yang dilarang Rasulullah SAW.

Dikatakan UAH, maksud dari larangan memakai sajadah saat shalat oleh Rasulullah SAW.

BACA JUGA:Sudah Shalat Baru Ingat Belum Mandi Junub, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Dilansir kanal YouTube Taman Bahagia, saat ini, sajadah telah menjadi shalat yang digunakan umat Islam dalam melaksanakan ibadah fardhu setiap harinya.

Saat ini, motif sajadah pun makin bervariasi. Begitupun bahannya. Dari segi pilihan warnanya juga semakin hari semakin banyak sesuai selera, dengan tetap dengan memegang konsep islami.

Dari segi harga, di pasaran harga sajadah juga beragam. Murah tidaknya disesuaikan dengan kualitas bahan ataupun ukuran sajadah.

BACA JUGA:Shalat Dhuha di Waktu Ini Menurut Ustadz Adi Hidayat Pahalanya Setara Ibadah Haji dan Umroh

Saat shalat, sajadah dipakai agar saat menjalankan shalat kita terhindar dari najis atau kotoran yang ada di tempat kita beribadah.

Sebab itulah, sajadah sudah jadi fasilitas yang penting dalam beribadah di manapun kita melaksanakannya.

Hanya saja, ada sajadah yang justru dilarang oleh Nabi Muhammad SAW untuk digunakan.

Sebab itu, UAH menyarankan sajadah ini jangan dipakai untuk ibadah shalat.

BACA JUGA:Wajib Tahu! 6 Ciri Shalat Orang Munafik, Diantaranya Tergesa-gesa

Alasannya, penggunaan sajadah bisa mengakibatkan ketidaksempurnaan shalat, terutama saat sujud.

Dalam shalat sebut UAH, anggota tubuh harus menempel dengan sempurna. Mulai kedua telapak tangan, lutut, jari-jari tangan, jari-jari kaki, telapak kaki, dan dahi atau kening.

Anggota tubuh ini wajib menempel sempurna. Tetapi bisa saja shalat yang dijalankan menjadi tidak sempurna disebabkan sajadah yang digunakan.

"Sepanjang tidak terlampau empuk, itu boleh. Tapi jika empuk, maka tidak sah shalat," tegas UAH.

BACA JUGA:Amalan Pembuka Pintu Rezeki, Ustadz Adi Hidayat: Baca Seteah Shalat Jumat

Kualitas sajadah yang terlalu empuk inilah yang dilarang untuk digunakan. Sebab saat shalat ada anggota tubuh yang tidak menempel sempurna, misalnya saat sujud.

"Awas, saya ingatkan. Nabi melarang kita sujud di tempat (sajadah) yang terlampau empuk seperti bantalan," jelas Ustadz Adi Hidayat.

"Ada yang sajadahh terlihat mewah tapi tidak dijadikan tempat sujud. Karena akan menghambat menempelnya kening dengan sempurna," sambung UAH.

BACA JUGA:Mau Rezeki Lancar? Syekh Ali Jaber Sarankan Lakukan Ini Setelah Shalat Subuh, Anak Kecil Saja Bisa

Disarankan, untuk tidak menggunakan sajadah empuk seperti dibuat dengan bahan berbulu atau busa yang tebal, untuk menghindari posisi sujud yang tidak sempurna. (red)

Sumber: