Penderita Asam Lambung dan Maag Ingin Sehat? Ini Makanan yang Dihindari dan 4 Tips Puasa dari dr Zaidul Akbar

Penderita Asam Lambung dan Maag Ingin Sehat? Ini Makanan yang Dihindari dan 4 Tips Puasa dari dr Zaidul Akbar

Makanan yang Dihindari dan 4 Tips Puasa untuk penderita asam lambung dan maag dari dr Zaidul Akbar-istimewa-

RASELNEWS.COM – Kabar menarik bagi penderita asam lambung dan maag.

Pakar herbal sekaligus pendakwah kesehatan, dr Zaidul Akbar, menyebut puasa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk membantu meredakan gangguan pada lambung.

Menurut dr Zaidul, puasa dapat menjadi “obat alami” bagi berbagai penyakit, seperti asam lambung dan maag, asalkan dijalankan dengan cara yang tepat.

BACA JUGA:5 Minuman Pagi yang Membantu Menurunkan Tekanan Darah Secara Alami dan Baik untuk Kesehatan Jantung

Sebaliknya, puasa yang dilakukan tanpa memperhatikan pola dan jenis asupan justru berpotensi memicu kambuhnya keluhan pencernaan.

Lalu, bagaimana cara menjalani puasa yang aman bagi penderita asam lambung dan maag? Ustadz dr Zaidul Akbar membagikan empat tips penting yang dapat diamalkan untuk membantu menjaga kesehatan lambung selama berpuasa.

“Pertama, luruskan dan ikhlaskan niat puasa karena Allah SWT. Kedua, ikuti pola dan petunjuk Rasulullah SAW terkait puasa, baik saat sahur maupun berbuka,” ujar dr Zaidul Akbar.

BACA JUGA:Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan yang Tak Banyak Diketahui Orang

Ia menjelaskan Rasulullah SAW sangat menganjurkan sahur, meskipun hanya dengan segelas air. Meski hukumnya sunnah, sahur memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan tubuh selama puasa.

“Pesan Nabi ini memberi gambaran bahwa sahur harus tetap ada asupan, baik makanan maupun minuman. Itu konsep dasarnya,” jelasnya.

Dr Zaidul juga menekankan pentingnya asupan sayur saat sahur. Sayuran memberi sinyal pada tubuh bahwa itu adalah makanan terakhir sebelum berpuasa, sehingga lambung tidak terus memproduksi asam klorida secara berlebihan.

“Ketika tidak ada lagi makanan yang masuk, lambung akan berada dalam kondisi istirahat atau dorman,” terangnya.

BACA JUGA:Kesehatan Usus yang Buruk Picu Kerontokan Rambut

Selain itu, Rasulullah SAW dikenal sering mengonsumsi ruthab atau kurma basah saat sahur. Menurut dr Zaidul, kurma basah mengandung kadar air tinggi dan gula sederhana yang mudah diserap tubuh sehingga membantu menjaga energi selama puasa.

“Kurma memiliki sifat panas lembap, memberi kehangatan bagi tubuh, dan cocok untuk berbagai kondisi lambung, baik yang cenderung dingin maupun panas,” paparnya.

Ia menambahkan, kurma dipilih Rasulullah SAW karena kandungan mineral penting seperti kalium, kalsium, dan magnesium, serta kemampuannya membantu menyeimbangkan asam lambung, terutama saat berbuka puasa.

BACA JUGA:7 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan Kulit, Wanita Wajib Tahu

Dr Zaidul kembali mengingatkan agar umat Islam meneladani kebiasaan Rasulullah SAW dalam berpuasa, baik dari sisi waktu, jenis makanan, maupun pola makannya, karena terbukti baik bagi kesehatan tubuh.

Makanan yang Perlu Dihindari Penderita Asam Lambung

Tips ketiga yang disampaikan dr Zaidul Akbar adalah menghindari makanan yang dapat memicu iritasi lambung.

Beberapa di antaranya adalah makanan olahan, makanan kemasan, makanan tinggi gula rafinasi, serta makanan yang digoreng atau mengandung banyak minyak.

makanan yang terlalu pedas juga sebaiknya dihindari karena dapat mengiritasi lambung,” ujarnya.

BACA JUGA:Rahasia Makanan yang Membuat Kulit Cerah, Halus, dan Sehat dari Dalam! Terbukti Secara Ilmiah

Ia juga mengingatkan untuk menghindari makanan yang berpotensi terpapar pestisida.

Makanan seperti seblak, cireng, dan cilok memang menggugah selera, namun dapat memberatkan kerja lambung, apalagi jika ditambah banyak penyedap rasa.

“Enak di lidah, tapi berat di perut. Risiko perut sakit jadi lebih besar,” tuturnya.

Makanan dan Minuman yang Baik untuk Lambung

Tips keempat adalah mengonsumsi makanan dan minuman yang ramah bagi lambung. Dr Zaidul Akbar membagikan beberapa resep minuman sehat yang bisa dikonsumsi saat sahur maupun berbuka puasa.

BACA JUGA:Membungkus Makanan dengan Kertas Bekas Berisiko Serius Bagi Kesehatan, Ini Alasannya

Resep pertama adalah segelas air yang dicampur madu dan sedikit garam mineral nonrafinasi, yang bermanfaat membantu memperbaiki gangguan lambung.

Resep kedua adalah air tajin atau air rebusan beras yang ditambahkan sedikit garam. Minuman ini dapat langsung diminum saat berbuka dan dinilai sangat baik untuk lambung.

“Kalau ditambah rumput laut, manfaatnya makin bagus. Rumput laut mengandung kolagen yang membantu melapisi dan menyeimbangkan kondisi lambung. Seratnya juga tinggi,” jelasnya. Air tajin tersebut juga bisa ditambahkan sedikit madu agar manfaatnya semakin optimal.

BACA JUGA:Mengenal Manfaat Nanas, Buah Eksotis Kaya Gizi dan Baik untuk Kesehatan

Dr Zaidul Akbar menegaskan, mengikuti tuntunan Rasulullah SAW dalam berpuasa, termasuk memperhatikan pola makan dan minum, dapat membantu tubuh tetap sehat dan bugar selama Ramadan. Semoga informasi ini bermanfaat. (**)

Sumber: