Pelajar Tewas Ditusuk di Warem Tebat Sibun, Polisi Lakukan Olah TKP

Pelajar Tewas Ditusuk di Warem Tebat Sibun, Polisi Lakukan Olah TKP

Pelajar Tewas Ditusuk di Warem Tebat Sibun, Polisi Lakukan Olah TKP-istimewa-dokumen

RASELNEWS.COM - Aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah seorang pelajar ditemukan tewas akibat penusukan di sebuah warung remang-remang (warem) di Desa Tebat Sibun, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu dini hari, 15 Maret 2025 sekitar pukul 01.30 WIB. Korban yang diketahui merupakan pelajar asal Desa Taba diduga tewas setelah ditusuk oleh rekannya sendiri di lokasi warem tersebut.

BACA JUGA:Polres Seluma Amankan Terduga Penimbun BBM Bersubsidi, Sita Puluhan Barcode dan 99 Liter Pertalite

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian korban dan pelaku yang merupakan warga Desa Pering Baru sempat terlibat cekcok. Pertemuan keduanya di lokasi warem kemudian memicu keributan yang berujung pada aksi penusukan.

Kepala Desa Tebat Sibun, Wekadin, membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut di wilayahnya.

“Betul, kejadiannya sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Saat ini kasusnya sudah ditangani pihak kepolisian. Korban juga sudah dibawa ke rumah duka di Desa Taba,” ujar Wekadin.

BACA JUGA:Disnakertrans Seluma Buka Posko Pengaduan THR bagi Pekerja

Ia menjelaskan, korban mengalami dua luka tusukan di bagian dada, tepatnya di sekitar ulu hati. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

“Informasinya mereka sempat cekcok sebelumnya. Saat bertemu di lokasi itu kembali terjadi keributan hingga terjadi penusukan. Korban mengalami dua luka tusukan di dada dekat ulu hati. Sempat dibawa ke Puskesmas, namun tidak tertolong,” tambahnya.

BACA JUGA:Awal 2026, Dinas Pertanian Seluma Terima Kucuran Anggaran Program Sarpras Sawit

Sementara itu, Camat Talo Kecil, Reza Muftadi, juga membenarkan kejadian tersebut. Ia menyayangkan peristiwa tersebut terjadi di lokasi warem yang selama ini telah menjadi keluhan masyarakat.

Menurut Reza, pihak kecamatan bersama pemerintah desa sebenarnya telah beberapa kali menyampaikan surat kepada Satpol PP Kabupaten Seluma dan instansi terkait agar lokasi warem tersebut ditertibkan atau ditutup.

BACA JUGA:Dua Pelajar SMP di Seluma Tewas dalam Kecelakaan Motor dan Dump Truk

“Iya benar kejadian itu. Jauh sebelumnya kami bersama kepala desa sudah beberapa kali bersurat ke Satpol PP dan instansi terkait agar warem tersebut ditutup. Namun sampai sekarang belum ada tindakan preventif,” kata Reza.

Ia menegaskan keberadaan warem tersebut sudah lama menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, pihaknya berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dapat mengambil langkah tegas.

BACA JUGA:Mutasi Pejabat Pemkab Seluma Ditargetkan Sebelum Lebaran, 182 Pejabat Eselon III dan IV Akan Dirotasi

“Kami berharap pihak terkait benar-benar tegas menutup warem yang menjadi sumber keresahan masyarakat,” ujarnya.

Korban diketahui telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Taba pada Minggu siang. Sementara itu, pelaku bersama beberapa orang saksi telah diamankan di Mapolres Seluma untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA:Regulasi THR Belum Terbit, 280 PPPK Paruh Waktu di Seluma Terancam Tak Terima Tunjangan Lebaran

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap kejadian tersebut. (*)

Sumber:

Berita Terkait