BENGKULU SELATAN, RASELNEWS.COM - Isu fee proyek dana alokasi khusus (DAK) sekolah tahun anggaran 2022 berhembus di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Selatan.
Kabar lainnya, fee tersebut diberikan kepada oknum pejabat di Dinas Dikbud. Hal inipun mendapat sorotan Ketua Komisi III DPRD Bengkulu Selatan, Dodi Martian, S.Hut, MM Dodi berharap isu tersebut tidak benar karena bisa merusak dunia pendidikan. BACA JUGA:Progres Lamban, Mega Proyek Pasar Kutau Terancam “Saya banyak mendengar soal isu fee proyek DAK sekolah, tentu hal itu sangat disayangkan. Kita berharap isu tersebut tidak benar. Kalau memang ada pihak atau oknum yang bermain dalam hal ini, harus segera ditindak tegas,” ungkap Dodi. Menurut Dodi, jika proyek DAK sekolah memang ada fee, dikhawatirkan akan berpengaruh dengan kualitas bangunan gedung sekolah yang dibuat. Sebab permintaan fee jelas akan memengaruhi kualitas bangunan untuk mendapat keuntungan. BACA JUGA:Mantan Kepala Samsat Kaur dan 2 Warga Jadi Tersangka Baru Pungli Proyek Kemenpora 2018 “Kalau proyek DAK sekolah pakai fee, saya khawatir rumbel (ruangan belajar atau ruangan kelas) yang dibuat kualitasnya tidak baik. Hal itu bisa mengancam keselamatan siswa yang mengikuti proses belajar di sekolah. Soalnya bangunan yang dibuat tidak sesuai kualitasnya bisa saja roboh sewaktu-waktu,” ujar Dodi. Dodi meminta Dinas Dikbud Bengkulu Selatan selaku OPD yang membidangi sektor pendidikan, meluruskan isu pemberian fee tersebut. Jika memang tidak ada fee, pihak Dinas Dikbud harus meyakinkan masyarakat agar tidak menimbulkan asumsi negatif. Dan kalaupun memang ada oknum yang menerima fee DAK dari sekolah, maka harus segera ditindak tegas. BACA JUGA:Proyek Stadion Mini Ditargetkan Selesai Desember “Jangan sampai isu fee DAK pendidikan ini terus berkembang ditengah masyarakat sehingga menimbulkan banyak asumsi negatif. Pihak Dinas Dikbud selaku OPD teknis harus meluruskan isu yang beredar ini,” tukas Dodi. Untuk diketahui, tahun ini Dinas Dikbud menerima kucuran DAK dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp16.8 miliar dengan total pekerjaan sebanyak 14 paket yang disebar ke enam SD, dua SMP dan enam TK. Dalam realisasinya, pekerjaan DAK diswakelolakan atau diserahkan langsung ke pihak sekolah tanpa melibatkan pihak rekanan. (yoh)Dinas Dikbud Bengkulu Selatan Diterpa Isu Fee Proyek DAK Sekolah, Dewan: Jangan Merusak Dunia Pendidikan!
Rabu 09-11-2022,07:49 WIB
Reporter : admin53radarselatan
Editor : admin53radarselatan
Kategori :
Terkait
Rabu 01-04-2026,15:04 WIB
Tahura Geluguran Resmi Ditetapkan, Pengawasan Masih Terkendala
Selasa 31-03-2026,15:53 WIB
Cincin Tersangkut di Jari Anak, Damkar Bengkulu Selatan Lakukan Evakuasi Cepat dan Aman
Selasa 31-03-2026,15:48 WIB
Sekda Bengkulu Selatan Tekankan Aksi Nyata, Rakor Bappeda Litbang Fokus Percepatan Pembangunan Desa
Selasa 31-03-2026,15:39 WIB
PPPK PW Nakes Bengkulu Selatan Harapkan Kesetaraan Gaji, DPRD Siap Perjuangkan
Selasa 31-03-2026,15:36 WIB
Koperasi Merah Putih Kota Bumi Baru Gelar Rapat Akhir Tahun 2025
Terpopuler
Selasa 31-03-2026,15:39 WIB
PPPK PW Nakes Bengkulu Selatan Harapkan Kesetaraan Gaji, DPRD Siap Perjuangkan
Selasa 31-03-2026,17:04 WIB
Musrenbang Kabupaten Seluma 2027, Infrastruktur Jalan dan Jembatan Jadi Prioritas
Selasa 31-03-2026,16:12 WIB
DPRD Seluma Segera Bahas LKPj Bupati Tahun Anggaran 2025
Selasa 31-03-2026,16:59 WIB
Komisi III DPRD Kaur Gelar RDP, Perkuat Sinergi Program dengan OPD
Selasa 31-03-2026,16:04 WIB
47 Persen KDKMP di Kaur Rampung Laporkan RAT hingga Akhir Maret
Terkini
Rabu 01-04-2026,15:32 WIB
Hariandana Hidayat Resmi Dilantik sebagai Kasi Pidsus Kejari Bengkulu Selatan
Rabu 01-04-2026,15:27 WIB
Pemerintah Tegaskan Kebijakan WFH ASN Bersifat Fleksibel, Dorong Efisiensi BBM di Tengah Krisis Global
Rabu 01-04-2026,15:16 WIB
Cegah Absen Fiktif, Pemkab Kaur Bentuk Satgas Disiplin ASN
Rabu 01-04-2026,15:09 WIB
Bupati Kaur Pimpin Apel dan Halal Bihalal, Tekankan Disiplin dan Integritas ASN
Rabu 01-04-2026,15:04 WIB