Bengkulu Dapat Kuota 1.299 Unit Program Percepatan Rumah Layak Huni
kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Provinsi Bengkulu, Irsan Setiawan-IST-LISA LOSARI
RASELNEWS.COM, BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu mendapatkan kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahap ketiga tahun anggaran 2026 sebanyak 1.299 unit. Bantuan tersebut akan disalurkan ke sembilan kabupaten dan satu kota di wilayah Bengkulu.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Provinsi Bengkulu, Irsan Setiawan, mengatakan, alokasi itu naik dari yang diterima sebelumnya sebanyak 1.172 unit.
BACA JUGA:Pemprov Pastikan Jembatan Air Martan Segera Diperbaiki
"Bengkulu Selatan memperoleh 100 unit, Bengkulu Tengah 25 unit, dan Kabupaten Lebong mendapatkan tambahan dua unit," kata Irsan, Rabu (8/4).
Irsan mengatakan, sebelumnya Bengkulu Selatan dan Bengkulu Tengah belum memperoleh kuota. Namun, pada tahap ketiga ini seluruh daerah di Bengkulu telah mendapatkan alokasi bantuan.
BACA JUGA:Bupati Seluma Akui Minimnya Armada Pengangkut Sampah dan TPS
Program ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional pembangunan tiga juta rumah, sekaligus percepatan penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin," ujarnya,
BACA JUGA:BREAKING NEWS: Ratusan Warga Demo Menuntut Pembatalan Praperadilan Kasus Pencabulan Anak
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan mengatakan, dengan tambahan kuota maka seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu telah memperoleh alokasi bantuan.
Helmi meminta pemerintah kabupaten dan kota harus mengawal proses pendataan calon penerima agar berjalan optimal dan tepat sasaran.
BACA JUGA:Panduan Lengkap Kurban Sesuai Syariat: Syarat, Waktu, hingga Tata Cara yang Perlu Dipahami
"Apabila di lapangan terdapat data yang tidak valid, dapat segera dilakukan penggantian usulan. Hal ini menjadi kunci agar seluruh kuota yang dialokasikan dapat terserap maksimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya. (cia)
Sumber:


