Diduga Terlilit Tagihan COD, Kurir Paket di Kaur Nekat Akhiri Hidup

Diduga Terlilit Tagihan COD, Kurir Paket di Kaur Nekat Akhiri Hidup

Polisi mendatangi TKP penemuan jenazah-Julianto-Radar Selatan

RASELNEWS.COM - Suasana tenang di Desa Air Dingin, Kecamatan Kaur Selatan, mendadak berubah menjadi duka mendalam pada Kamis pagi, 30 April 2026.

SO (40), seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai kurir paket, ditemukan tidak bernyawa dalam posisi tergantung di gudang belakang rumahnya sekira pukul 06.30 WIB.

BACA JUGA:Maje Jadi Lokasi Strategis, Pembangunan Jembatan Timbang di Kaur Segera Terealisasi

Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh sang istri, Wiroro Hesti, yang histeris menemukan suaminya sudah tak bernapas.

Kapolres Kaur melalui Babinkamtibmas mengonfirmasi bahwa evakuasi segera dilakukan setelah menerima laporan dari warga.

Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa kursi plastik, batu besar, serta tali yang digunakan korban.

BACA JUGA:Bupati Kaur Resmikan Samsat Desa, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Dekat dan Cepat

"Setelah menerima laporan, tim gabungan dari Polres dan Polsek langsung menuju TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan membantu proses evakuasi korban ke rumah duka," kata Kapolres Kaur KBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla, melalui Kapolsek Kaur Selatan IPTU Carles Effendi, S.Sos. 

BACA JUGA:Sinergi Otonomi dan Semangat Kartini: Pemkab Kaur Perkuat Komitmen Pelayanan Publik

Dugaan sementara, motif di balik aksi nekat ini berkaitan dengan beban pekerjaan yang tengah dihadapi korban. Berdasarkan keterangan rekan kerjanya, Sandi diketahui memiliki tanggungan tagihan harian dari paket COD yang diantarnya dengan nilai mencapai Rp14.000.000.

Tekanan finansial ini diduga menjadi pemicu depresi berat sehingga korban diperkirakan telah tergantung selama kurang lebih empat jam sebelum akhirnya ditemukan.

BACA JUGA:Strategi Digital di Hari Buruh: Polres Kaur Gelar Mayday E-Sport Championship 2026

Pihak keluarga menyatakan telah ikhlas menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak untuk dilakukan proses otopsi lebih lanjut.

Jenazah Sandi kini telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman secara layak.

Sumber: polres kaur