6 Cara Mengencangkan Tubuh Usai Libur Panjang Tanpa Perlu Diet Ketat
6 Cara Mengencangkan Tubuh Usai Libur Panjang Tanpa Perlu Diet Ketat-istimewa-freepik.com
RASELNEWS.COM - Menata kembali pola hidup, pola makan, dan aktivitas fisik dengan tepat dapat membantu mengencangkan tubuh tanpa harus menjalani diet ekstrem atau program detoks yang berisiko bagi kesehatan.
Setelah masa libur panjang, banyak orang merasa tubuh lebih berat, lingkar pinggang melebar, dan energi menurun.
Menurut para ahli kesehatan, kondisi ini bukan semata-mata akibat kenaikan berat badan, tetapi juga dipicu oleh terganggunya ritme biologis, penumpukan cairan, serta berkurangnya aktivitas fisik selama liburan.
BACA JUGA:Kesehatan Usus yang Buruk Picu Kerontokan Rambut
Karena itu, proses mengencangkan tubuh perlu dilakukan secara ilmiah dan berkelanjutan, bukan dengan cara instan yang dapat berdampak buruk dalam jangka panjang.
Menormalkan kembali ritme biologis
Mengatur ulang jadwal tidur dan bangun setelah liburan menjadi langkah awal yang penting.
Dr. Matthew Walker, profesor neurologi dan psikologi di University of California, Berkeley menjelaskan jam tidur yang tidak teratur dapat mengacaukan hormon leptin dan ghrelin yang mengatur rasa lapar dan kenyang.
BACA JUGA:Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan yang Tak Banyak Diketahui Orang
Studi yang dimuat dalam Annals of Internal Medicine menunjukkan jika kurang tidur membuat tubuh lebih cenderung menyimpan lemak daripada membakarnya.
Dengan kembali ke pola tidur yang teratur, metabolisme tubuh akan menyesuaikan diri secara alami dan membantu pembakaran lemak lebih efektif.
Makan ringan tanpa menahan lapar
Menurut Dr. Frank Hu, profesor nutrisi di Harvard T.H. Chan School of Public Health, menahan makan secara tiba-tiba setelah periode makan berlebihan justru dapat menyebabkan fluktuasi gula darah dan memicu keinginan makan berlebihan.
BACA JUGA:5 Minuman Pagi yang Membantu Menurunkan Tekanan Darah Secara Alami dan Baik untuk Kesehatan Jantung
Ia menyarankan selama 3–5 hari pertama setelah liburan, fokuslah pada sayuran, protein tanpa lemak, lemak sehat, serta karbohidrat kompleks.
Pola makan tinggi serat terbukti membantu mengurangi lemak viseral dan mengecilkan lingkar pinggang meski penurunan berat badan tidak terlalu signifikan.
Cukupi asupan air putih
Minum air yang cukup membantu meningkatkan metabolisme, menambah rasa kenyang, dan mendukung proses penurunan lemak.
Dr. Beth Kitchin, ahli gizi klinis dari University of Alabama menyebut kurang cairan membuat tubuh menahan lebih banyak natrium, sehingga memicu rasa kembung dan bengkak.
BACA JUGA:Tips Menjaga Usus Tetap Sehat dengan Buah Kaya Serat dan Prebiotik
Air putih membantu ginjal membuang kelebihan garam dan mendukung oksidasi lemak. Penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism juga menemukan bahwa minum air sebelum makan dapat menurunkan total asupan kalori harian.
Lakukan aktivitas fisik ringan secara bertahap
Usai liburan, tubuh biasanya belum siap untuk olahraga berat. Dr. Cedric Bryant, Presiden Dewan Ilmiah American Council on Exercise (ACE), menyarankan memulai dengan jalan cepat, yoga, atau latihan kekuatan ringan selama 20–30 menit per hari.
Aktivitas fisik dengan intensitas sedang namun konsisten membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan pembakaran lemak secara lebih stabil dibanding latihan berat yang dilakukan tidak teratur.
Sumber: