14 Tahun Tak Tersentuh, Mirip Kubangan

14 Tahun Tak Tersentuh, Mirip Kubangan

KUBANGAN : Jalan Desa Gunung Ayu Kecamatan Seginim mirip kubangan lantaran tidak diherab.-rezan okto wesa-raselnews.com

BENGKULU SELATAN, RASELNEWS.COM – Akses jalan penghubung Desa Gunung Ayu dan Dusun Muara Pandan Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) semakin rusak lantaran tidak pernah sekalipun tersentuh pembangunan. 

Jalan sepanjang delapan kilometer ini dibuka pada tahun 2008 silam dan tidak pernah direhab oleh Pemkab Bengkulu Selatan (BS).

Padahal, akses jalan ini milik Pemkab BS dan sangat dibutuhkan warga setempat.

Akibatnya, 400 warga yang ingin mengeluarkan hasil perkebunan dan ingin menjangkau sawah harus berjibaku agar bisa melintas.

BACA JUGA:Ruas Jalan Nasional di Seluma Akhirnya Diperbaiki

Jalan yang cocok disebut kubangan kerbau ini hanya bisa dilewati kendaraan yang sudah dimofifikasi khusus. Jika tidak, jangan harap bisa melintas.

“Kami kecewa atas tidak adanya perhatian Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan akan jalan di desa kami ini. Padahal di tahun 2019 dan tahun 2020 lalu, kami terus menemui Bupati Gusnan Mulyadi untuk mendapatkan rehab jalan,” tutur Kades Gunung Ayu, Mikardin.

Menurut Mikardin, kekecewaan semakin menjadi lantaran Pemkab BS tidak pernah menyurvei akses jalan tersebut.

Padahal, hasil pertanian yang diproduksi masyarakat setempat sangat berpengaruh bagi perkonomian Bengkulu Selatan.

BACA JUGA:Jalan Depan Rutan Manna Jadi “Danau”, Wabup: Tidak Bisa Lagi Pakai Prinsip ‘Madak Pulau’

“Untuk hasil panen padi per tahun bisa capai ratusan ton, begitupun dengan pisang dan kelapa sawit. Disamping itu, akses jalan ini juga memudahkan kami untuk menjangkau adik sanak di Dusun Muara Pandan,” beber Mikardin.

Ia mengaku, meski belum dilakukan rehab dengan membangun aspal hotmix, pengerasan dengan aspal lapen sudah sangat membantu warga setempat.

Apalagi jika curah hujan sedang tinggi. Maka keluar masuk kendaraan warga bertambah sulit.

“Maka itu, besar harapan kami agar pemerintah merehab jalan ini pada APBD 2023. Jangan hanya janji saja, masyarakat perlu bukti karena pemerintah yang bertanggung jawab atas kesejahteraan rakyat,” harap Mikardin. 

BACA JUGA:Beberapa Titik Jalan Dalam Kota Manna Rusak Parah

Tak hanya itu, Mikardin juga menginginkan agar DPRD BS turut serta mendorong pembangunan akses jalan di desanya itu.

Setiap kali musim pemilu, jalan Desa Gunung Ayu selalu menjadi ajang janji dan visi misi calon. 

“Kepada DPRD, mohon bantu lobi pembangunan jalan ini. Jika jalan ini sudah bagus, maka ekonomi warga semakin baik dan berimbas pada penurunan angka kemiskinan,” pungkasnya. (rzn)

 

Sumber: