Realisasi Investasi Bengkulu Rp6.1 Triliun

Realisasi Investasi Bengkulu Rp6.1 Triliun

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah-DOK-raselnews.com

BENGKULU, RASELNEWS.COM - Hingga Januari-September 2022, realisasi investasi di Provinsi Bengkulu berada pada angka Rp6,1 triliun.

Realisasi ini meningkat dari Januari-Desember 2021 sebesar pada Rp5,74 triliun.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) provinsi dan kabupaten/kota dapat melayani perizinan secara baik kepada para investor.

"Siapkan karpet merah kepada para investor," kata Rohidin, Selasa (1/11/2022).

BACA JUGA:Bengkulu Selatan Minim Investasi: Target Rp900 Miliar Realisasi Hanya Rp26.4 Miliar

Semakin meningkatnya realisasi investasi, ekonomi daerah juga akan meningkat.

Gubernur juga meminta adanya persamaan persepsi antara provinsi dan kabupaten/kota terkait investasi daerah.

Pasalnya interkoneksi Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko melalui Sistem Online Single Sub mission (OSS) antara Pemprov Bengkulu dengan Pemda kabupaten/kota diketahui sering mengalami kendala.

"Di tingkat kabupaten/kota jangan lagi mengurus perizinan secara manual. Manfaatkan layanan online," pinta Gubernur.

BACA JUGA:Terlapor Investasi Bodong Ngaku Jadi Korban

Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bengkulu, Karmawanto, mengatakan realisasi investasi berasal dari 354 sektor usaha.

Terbesar berasal dari penanaman modal asing (PMA) serta dari penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Banyak investor yang menanamkan modalnya pada sektor perkebunan, infrastruktur, transportasi, industri kesehatan dan pertambangan.

"Dengan sisa waktu yang ada, kami optimis realisasi investasi di Bengkulu bisa mencapai Rp9 triliun, sesuai target pemerintah pusat," pungkasnya. (cia)

Sumber: