BMKG Bengkulu Imbau Masyarakat Tidak Keluar Saat Tahun Baru, Ini Alasannya

BMKG Bengkulu Imbau Masyarakat Tidak Keluar Saat Tahun Baru, Ini Alasannya

salah satu objek wisata terkenal di Kaur namun tidak masuk 10 besar desa wisata Bengkulu tahun 2022-andri irawan-raselnews.com

BENGKULU, RASELNEWS.COM  - BMKG Imbau masyarakat terutama di Provinsi Bengkulu tidak beraktivitas saat tahun baru.

BMKG Bengkulu memprakirakan hujan ringan hingga lebat pada malam pergantian tahun 2022-2023.

Hujan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Provinsi Bengkulu.

Kepala BMKG Bengkulu, Klaus Damanik mengatakan kondisi cuaca kerap berubah-ubah.

BACA JUGA:Alhamdulillah, Peluang Honorer Diangkat Langsung PNS Tanpa Tes Terbuka Lebar, Segera Penuhi 2 Syarat Ini

Namun hingga pertengahan Januari 2023, Bengkulu masih masuk dalam musim penghujan.

"Untuk masyarakat yang melaksanakan libur tahun baru, kami imbau waspada. Terus pantau kondisi cuaca dari laman BMKG," ujar Damanik, Rabu (28/12/2022).

Damanik meminta masyarakat dapat merayakan libur tahun baru di rumah saja.

BACA JUGA:KPU Pastikan Pendaftaran PPS Pemilu 2024 Tak Diperpanjang Lagi, Kota Medan Bersaing Ketat

Hal itu untuk menghindari hal yang tidak diinginkan pada malam pergantian tahun.

"Kalau puncak musim hujan, sudah terlewati. Namun hujan disertai angin kencang masih sering terjadi, itu perlu diwaspadai," sambung Damanik.

Terpisah, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno mengimbau masyarakat tidak mandi di kawasan Pantai Panjang yang dilarang.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Pendaftaran PPS Pemilu 2024 Ditutup Malam Hari

Apalagi prediksi BMKG menyebutkan hujan masih akan terus melanda.

"Saat tahun baru, dilarang mandi di pantai. Kalau memang masih ada masyarakat yang mandi, akan kami halau secara prefentif," pungkasnya.

Kaur Sambut Wisatawan

Di sisi lain iburan tahun baru yang hanya hitungan hari lagi disambut hangat Kaur.

Maklum, salah satu kabupaten di Provinsi Bengkulu yang bersebelahan di Provinsi Lampung ini menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin menghabiskan malam tahun baru.

BACA JUGA:Protes Uang Jajan Tak Sesuai, Remaja Bengkulu Nekat Bakar Diri

Nah, dalam menyambut tahun baru 2023, ini Kabupaten Kaur, Bengkulu, yang memiliki sejumlah objek wisata yang mempesona, siap menyambut kedatangan wisatawan, baik lokal maupun daerah luar.

Dari informasi, dua lokasi objek wisata yakni Pantai Laguna Samudra di Desa Merpas Kecamatan Nasal, dan Pantai Pengubayan Kecamatan Kaur Selatan merupakan objek wisata yang sangat wajib dikunjungi.

Lalu sebatas mana persiapan kedua objek wisata unggulan di Kabupaten Kaur tersebut menjelang tibanya penggantian tahun? berikut hasil pantauan Raselnews.com

BACA JUGA:Tegas!!! Bupati Kaur Nilai DD 2022 Kurang Tepat, Penerima BLT-DD Salah Sasaran

Pantai Laguna misalnya. Dalam menyambut tahun baru ini, pihak pemerintah desa setempat bekerja sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Akar Foundation Bengkulu menggelar Festival Gurita yang nanti akan melibatkan sejumlah elemen masyarakat.

"Jadi ada stand stand pameran nanti dan juga ada lomba menggambar gurita bertepatan dengan perayaan tahun baru, semua kegiatan kita pusatkan dipantau Laguna," ujar Kades Merpas, Kurniawansyah kepada Raselnews.com.

BACA JUGA:9 Anggota Polisi Bengkulu Selatan Melanggar Disiplin, 2 Dipecat

Selain menyediakan berbagai kegiatan, Pantai Laguna yang bersebelahan dengan Pantai Ujung Lancang itu, juga menyediakan hiburan yang disuguhkan pihak ketiga yang mengelola Laguna.

Meski begitu pengunjung juga masih diwajibkan membeli tiket masuk sesuai perda yakni Rp 15 ribu perorang.

"Untuk pengelolaan Laguna bulan Januari ini dikelola oleh pihak ketiga dan sudah dikontrak. Namun tentunya kita tetap dilibatkan nantinya 20 persen hasil penjualan tiketnya untuk desa," imbuh kades.

BACA JUGA:Kabar Baik!!! Calon Anggota PPS Pemilu 2024 Bisa Langsung Lulus, Ini Syaratnya

Kades menuturkan diperkirakan kunjungan Pantai Laguna akan meledak pada saat perayaan tahun baru.

Tentunya untuk antisipasi hal yang tidak diinginkan pihak pengelola saat ini terus berkomunikasi dengan keamanan dan pihak lain.

Ia mengaku penunjukan pengelola dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kaur dan pihak desa sudah menerima setelah ada penujukan dari pihak ketiga. 

BACA JUGA:Stop Nyalakan Petasan di Malam Tahun Baru

"Kita upayakan nanti kedepan pengelolaan Pantai Laguna kembali dikelola oleh BUMDes Merpas Berjaya sehingga dapat lebih menyerap tenaga kerja dan menambah PAD desa," demikian Kurniawansyah

Berbeda dengan Laguna, Pantai Pengubayan yang berada Desa Pengubayan Kecamatan Kaur Selatan tidak membutuhkan kocek lebih untuk berkunjung.

Pengelola dan pemerintah desa setempat tidak menerapkan karcis masuk alias gratis. 

BACA JUGA:Izin Belum Lengkap, PT ABS di Bengkulu Selatan Tetap Beroperasi, DPRD : Ini Merugikan Daerah

Menariknya lagi, di Pantai Pengubayan ini, ada empat objek wisata lain dan semuanya gratis tidak membutuhkan karcis masuk.

Keempatnya itu yakni Garden KSF, Harin Surfcamp, Wahana Batu Karang, dan Putri Pinang Tawar.

"Tidak ada karcis masuk semuanya gratis silakan berkunjung," ujar Kades Pengubayan, Herman S.Pdi.

Selain tersedia pemandangan alam, Pantai Pengubayan juga akan menyedikan wahana bermain untuk anak-anak ditambah dengan hiburan musik lokal.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Wanita 60 Tahun di Kaur Hilang Usai Antar Nasi, Warga 3 Desa Turun Gunung

Gratisnya objek wisata itu dibenarkan Matahirin, pengelola Harin Surfcamp yang juga menyediakan penginapan.

Hanya saja diakui Matahirin, khusus penginapan, saat ini sudah full alias penuh hingga beberapa hari kedepan usai tahun baru.

"Untuk masuk objek wisata gratis. Tapi bagi yang mau menginap, kita sudah full hingga beberapa hari usai tahu baru," ujar Matahirin kepada Raselnews.com. (cia/jul)

 

 

 

Sumber: