Bengkulu Daerah Paling Rawan Gempa, BMKG Mencatat Tahun 2023 Terjadi 520 Gempa, Paling Sering Pulau Enggano

Bengkulu Daerah Paling Rawan Gempa, BMKG Mencatat Tahun 2023 Terjadi 520 Gempa, Paling Sering Pulau Enggano

Salah satu lokasi pusat gempa di Bengkulu-istimewa-raselnews.com

"Walaupun tidak ada kerusakan, masyarakat kami harapkan tetap waspada. Harus selalu siaga jika swaktu-waktu terjadi gempa bumi yang besar," sambung Anton.

BACA JUGA:Cara Mengambil Tabungan Nasabah Meninggal Dunia, Siapkan 10 Syarat Ini, Luar KK Tak Perlu Ikut Campur

BACA JUGA:Tanpa Ribet, Begini Cara Ambil Uang di ATM Tanpa Kartu

Anton menjelaskan sering terjadinya gempa berkekuatan kecil justru lebih baik. Karena gempa bumi berkekuatan kecil ini menyebabkan pelepasan energi di lempeng bumi terjadi terus menerus sehingga mengurangi terjadinya gempa berkekuatan besar.

“Sebagian besar gempa terjadi pusatnya di laut. Masyarakat bisa memantau informasi dari BMKG," demikian Anton.

BACA JUGA:Skema Single Salary Diterapkan di 8 Daerah, Jabatan Ini Paling Diuntungkan, Nih Gajinya Sebulan

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Pencuri Ternak Kembali Beraksi di Bengkulu Selatan, Pelaku Tinggalkan Jeroan di Pinggir Jalan

Bengkulu memiliki riwayat kelam bencana gempa. Gempa besar di Bengkulu pernah terjadi pada 4 Juni tahun 2000.

Pusat gempa itu berada di Palung Jawa yang berlokasi sangat dekat dengan Pulau Enggano, sekitar 90 kilometer barat daya Kota tais Kabupaten Seluma pada kedalaman 33 kilometer.

Gempa ini menyebabkan ribuan orang luka luka dan 103 orang meninggal dunia. Sebanyak 15.000 rumah rusak berat dan 29.940 rusak ringan.

BACA JUGA:Maaf! Berikut Daftar Kategori Tenaga Honorer yang Bisa dan Tidak Diangkat PPPK

BACA JUGA:Cara Mengatasi Stres dengan Tepat, Jangan Disepelekan

Bangunan yang rusak itu milik pemerintah, masyarakat dan swasta. Bangunan milik pemerintah yang rusak meliputi 566 gedung TK, 418 SD, 81 SMP, dan 31 SMA/Sederajat.

Kemudian rumah ibadah yang rusak meliputi 13 gereja, 377 masjid, 3 pura, 35 puskesmas, 68 puskesmas pembantu. (red)

 

Sumber: kepala bmkg bengkulu