Kemenag Buka Pendaftaran Beasiswa Santri Berprestasi, Kuota 1000, Dibuka 3-13 Juli

Sabtu 17-06-2023,10:26 WIB
Editor : Andri Irawan

JAKARTA, RASELNEWS.COM - Kementerian Agama membuka pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2023.

Sesuai nama, beasiswa ini diperuntukan bagi santri yang ingin melanjutkan pendidikan

Beasiswa santri tersebut tersedia atas kolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)  dan bersumber dari Dana Abadi Pesantren.

BACA JUGA:Hore! Pendaftaran Beasiswa LPDP 2023 Untuk 3.256 Mahasiswa Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Dilansir disway.id. skema penganggaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang terintegrasi dengan program beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan, dimulai tahun ini terjadi perubahan.

Muhammad Ali Ramdhani, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, berharap bahwa skema ini akan memberikan lebih banyak peluang bagi para santri yang ingin melanjutkan pendidikan dengan beasiswa.

BACA JUGA:Horeee...Beasiswa Kuliah ke Jerman Dibuka, Uang Saku Rp14,9 Juta Per Bulan, Boleh Bawa Keluarga

"Ini adalah kolaborasi yang penting dalam memperkuat penggunaan dana abadi Pesantren dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Pesantren.

Insya Allah, tahun ini, Dana Abadi Pesantren sebesar 80 miliar rupiah akan dialokasikan untuk 1.000 Santri penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi," sebut M Ali Ramdhani di Jakarta, Sabtu 17 Juli 2023.

BACA JUGA:BERSIAP! Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2023 Dimulai 5 Juni, Berlaku untuk Semua Agama

"Jika tidak ada hambatan, pendaftaran PBSB akan dibuka secara online pada 3 hingga 13 Juli 2023," ujar Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati ini.

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp250 miliar rupiah untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pesantren pada tahun 2023.

Anggaran ini disediakan melalui skema Dana Abadi Pesantren yang berasal dari Dana Abadi Pendidikan.

BACA JUGA:Pendaftaran Beasiswa ke Rumania Dibuka, Tanpa TOEFL, Kuliah Gratis, Biaya Hidup Ditanggung

Selain untuk rekrutmen tahun 2023, anggaran sebesar 250 miliar rupiah ini juga digunakan untuk beasiswa non-gelar seperti kursus singkat kader ulama, penguatan bahasa, keterampilan usaha, dan digitalisasi yang akan mendukung program kemandirian pesantren.

M Ali Ramdhani menegaskan bahwa ada lima fokus bidang ilmu yang menjadi prioritas dalam rekrutmen PBSB tahun 2023, yaitu Ilmu Kesehatan, Teknologi, Ekonomi, Penguatan literasi keuangan, Ilmu Keagamaan, dan Ilmu Sosial.

BACA JUGA:Buruan! Pendaftaran Beasiswa Prestasi Siswa SMA/SMK Dibuka, Ada Jalur Khusus Hafiz Quran

"Ma'had Aly juga dimasukkan ke dalam kategori penerima beasiswa sebagai bagian dari pembentukan kader ulama," jelas Dhani.

Sementara itu, Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP, Agam Bayu Suryanto, menjelaskan, anggaran ini akan sepenuhnya dialokasikan untuk membiayai program beasiswa gelar (degree) atau non-gelar (non-degree) untuk jenjang S1, S2, dan S3, baik di dalam maupun di luar negeri, bagi kalangan pesantren.

BACA JUGA:20 Calon Penerima Beasiswa Universitas Al Azhar Mesir Tahun 2023 Lolos Seleksi

Bagaimana cara pendaftaran beasiswa santri? Waryono, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, menyebut, mekanisme pendaftaran online PBSB tetap sama seperti sebelumnya.

Di mana, pesantren harus terlebih dahulu melakukan registrasi dan memilih nama santri yang telah terdata dalam Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMPENDAK).

BACA JUGA:Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2023 Ditutup 31 Mei, Kuota Terbatas, Simak Cara Daftarnya

Sementara itu, pilihan program studi dan komponen beasiswa yang disediakan lebih beragam dan berbeda dari sebelumnya. (red)

Kategori :