BACA JUGA:Ingin Bentuk Kabupaten Baru, Enam Kecamatan di Bengkulu, Segini Luas Wilayah dan Jumlah Penduduknya
Kemudian melewati hamparan sawah. Setelah itu dilanjutkan dengan jalan tanah tetapi sudah digusur menggunakan alat berat.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Ulak Bandung, Zulaini menjelaskan, lebar mulut goa sekitar 2,5 meter.
BACA JUGA:Selain Sehat, Menurut Ustadz Muhammad Faizar 3 Olahraga Ini Bisa Menyembuhkan Santet
BACA JUGA:Viral, Kisah Pasutri Cerai Gegara Suami 'Gila' Judi Online: BPKB dan Sertifikat Digadaikan, Utang Sana Sini
Ruangan sempit ini panjangnya sekitar 15 meter. Di sisi kiri kanan dan bagian atas goa terdapat stalaktit dan stalakmit.
Setelah itu pengunjung akan menemui bagian goa yang luas dan berbentuk ruangan. Dengan luas sekitar 30 meter. Pada bagian atas goa ini ada lobang lebarnya sekitar 3 meter.
BACA JUGA:Bukan Sekedar Penghias Rumah, 7 Tanaman Ini Bisa Mengusir dan Menangkal Jin
BACA JUGA:Palsukan Nama, Perangkat Desa yang Digerebek Satpol Bengkulu Selatan Pernah Tersandung Kasus Selingkuh?
Nah dari lobang inilah air terjun jatuh ke dalam goa. Lewat lobang air terjun ini juga sinar matahari masuk.
“Di atas itu ada anak sungai, nah airnya ini jatuh ke dalam goa dan menjadi air terjun,” jelas Zulaini.
Goa itu sebenarnya sudah lama diketahui oleh masyarakat sekitar.
Tetapi masyarakat tidak berani masuk, sampai ke ujung goa. Kalaupun ada yang masuk hanya beberapa meter saja itupun untuk memasang pancing ikan pelus (sidat).
BACA JUGA:Ada Tawaran Kerja! Jangan Tergiur Dulu, Berikut 10 Ciri Info Lowongan Kerja Palsu
Sehingga tidak diketahui kalau di dalam goa itu terdapat ruangan yang luas, ada stalaktit dan stalakmit serta air terjun.
Baru pada tahun 2000, Zulaini dan kawan kawannya memberanikan diri masuk ke dalam goa itu. Sejak itulah objek wisata ini mulai dikenalkan kepada pihak luar.
BACA JUGA:Kia Picanto Siap Ambil Alih Dominasi Pasar Mobil LCGC! Agya, Ayla dan Brio Terancam
BACA JUGA:Cegah Santet, Berikut Cara Ampuh Menangkal Santet Menurut Buya Yahya
Saat ini sudah banyak wisatawan yang datang. Bukan saja wisatawan lokal tetapi wisatawan manca negara sudah ada yang menapakkan kaki di goa itu.
Sayangnya, sejauh ini belum ada fasilitas penginapan di Desa Ulak Bandung. Sehingga para wisatawan yang berkunjung harus menginap di Kota Bintuhan.
BACA JUGA:Pinjam Rp 100 Juta di Bank BCA Bunga 1 Persen Tanpa Jaminan, Begini Cara Pengajuannya
BACA JUGA:3 Gejala Tiba-tiba Muncul? Waspada, Mungkin Anda Terkena Sihir, Pelet, dan Santet
Tempat Bertapa Raja
Masyarakat sekitar meyakini kalau goa itu dulunya merupakan tempat bertapa salah seorang raja dari Kerajaan Sri Wijaya. Serta pusat kerajaan mahluk halus.
Masyarakat meyakini cerita ini melalui kesaksian orang pintar yang pernah melakukan penerawangan di lokasi goa itu.
BACA JUGA:Cinta Ditolak Dukun Bertindak! Berikut 7 Ciri Wanita Terkena Pelet, Diantaranya Hasrat Meningkat
BACA JUGA:Dirazia Anggota Satpol PP Bengkulu Selatan, Istri Pemilik Kafe Keluarkan Sajam, Ini yang Terjadi
Namun tidak ada bukti nyata di sekitar goa itu yang bisa dijadikan petunjuk kalau goa itu pernah menjadi tempat bertapa para raja.
Tetapi keanehan berupa suara memang pernah terdengar dari dalam goa itu. Bunyi yang terdengar seperti alunan nada alat musik angklung.
BACA JUGA:Garasi Sempit, Atau Ingin Biaya BBM Ringan? 5 Mobil Mini Ini Bisa Jadi Solusi, Tenaga Tetap Jos