Polres Bengkulu Selatan: TKP Ledakan di PT SBS Jangan Dirusak!!!

Polres Bengkulu Selatan: TKP Ledakan di PT SBS Jangan Dirusak!!!

Penyidik Polres Bengkulu Selatan melakukan identifikasi pascameledaknya mesin perebus kelapa sawit di PT SBS yang terjadi Jumat (21/10/2022) lalu-rezan okto wesa-raselnews.com

BENGKULU SELATAN, RASELNEWS.COM - Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Juda T Tampubolon, SH, SIK, MH melalui Kasat Reskrim, Iptu Fajri Chaniago, STK, SIK melarang siapa pun merusak TKP ledakan di PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS) di Desa Nanjungan Kecamatan Pino Raya.

Sebab peristiwa ledakan tersebut masih dalam proses penyelidikan.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Mesin Pabrik PT SBS di Bengkulu Selatan Meledak, 2 Orang Tewas

Sehingga TKP wajib disterilkan sampai proses penyelidikan menemui titik terang.

“Karena masih dalam proses penyelidikan, TKP dilarang dirusak. Tidak boleh ada melintas garis polisi yang kami pasang di TKP, apalagi sampai masuk ke tempat terjadinya ledakan. Dikhawatirkan kalau sudah masuk sampai ke TKP bisa merusak hal yang diperlukan untuk penyelidikan,” kata Kasat Reskrim didampingi Kanit Tipiter, Ipda Novaldy, STr.K.

BACA JUGA:Begini Kronologis Meledaknya Mesin Perebus Pabrik PT SBS Bengkulu Selatan

Dengan adanya larangan dari polisi tersebut, maka pihak PT SBS belum diperkenankan melakukan perbaikan kerusakan mesin dan bangunan yang rusak akibat ledakan.

Perbaikan baru boleh dilakukan setelah ada kepastian hasil penyelidikan.

“PT SBS boleh saja beraktivitas, tapi jangan melintasi garis polisi TKP ledakan,” tegas Kanit Tipiter.

BACA JUGA:Perhatian PT SBS Disesalkan Keluarga Iswandi Afindi

Dikatakan Kanit Tipiter, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan tim laboratorium forensik (labfor) Polda Sumsel untuk memastikan hasil penyelidikan ledakan PT SBS. Sejumlah saksi sudah diperiksa terkait ledakan dan juga perizinan perusahaan.

Sekedar mengingatkan, ledakan pipa sterilizer PT SBS terjadi pada Jumat 21 Oktober 2022.

Dua karyawan yakni Iswandi dan Muslimin tewas akibat peristiwa itu.

Polisi sedang melakukan penyelidikan terkait penyebab ledakan.

BACA JUGA:PT SBS Dapat Teguran Keras, Edi: Sudah Tiga Karyawan Tewas di Tahun 2022

Dari dugaan sementara, ledakan dipicu akibat human error atau kelalaian manusia. (yoh)


Sumber: