Alhamdulillah! Menko Airlangga Pastikan Bansos PKH dan KUR Tetap Dilanjutkan di Tahun 2024

Alhamdulillah! Menko Airlangga Pastikan Bansos PKH dan KUR Tetap Dilanjutkan di Tahun 2024

Presiden Jokowi memantau penyaluran bansos di Lampung beberapa waktu lalu-istimewa/setneg.go.id-raselnews.com

JAKARTA, RASELNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa meskipun Indonesia telah memasuki status endemi, program-program bantuan sosial (bansos), terutama program keluarga harapan (PKH) akan tetap dilanjutkan.

Termasuk program kredit usaha rakyat (KUR) yang dinilai sangat membantu para pelaku UMKM di Indoneisa.

BACA JUGA: Raih ISO 22301, Bank Mandiri Pastikan Kehandalan Operasional Bisnis Berstandar Internasional dan Prinsip ESG

"Belum ada rencana untuk menghapus bansos," tegas Arilangga kepada media selama kunjungan kerja di Cirebon, Jawa Barat, pada Jumat (16/6/2023).

Salah satu jenis bansos yang akan tetap berlanjut adalah Program Keluarga Harapan (PKH).

PKH ditujukan untuk keluarga miskin, terutama ibu hamil dan anak-anak, guna memanfaatkan layanan kesehatan dan pendidikan.

BACA JUGA:Pusaka Sakti Prabu Siliwangi, Keris Nogo Runting, Terbuat Dari Lidah Siluman Naga

"Program bantuan PKH akan tetap berjalan," tegas Menko Airlangga.

Selain bansos PKH, program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga dipastikan akan dilanjutkan. Total anggaran KUR pada tahun 2023 mencapai Rp 450 triliun.

Untuk kredit KUR dengan jumlah pinjaman di bawah Rp10 juta, suku bunga ditetapkan sebesar 3 persen. Sedangkan untuk KUR dengan pinjaman antara Rp10 juta hingga Rp500 juta, suku bunga yang dikenakan adalah 6 persen.

BACA JUGA:Kisah Cinta Prabu Siliwangi, Ternyata Ini Wanita Yang Buat Sang Raja Jatuh Hati dan Dikarunia Tiga Anak

"Target KUR secara keseluruhan adalah Rp 450 triliun, tergantung pada penerima KUR mikro. Yang pasti, pinjaman di bawah Rp10 juta akan tetap diserap," tegasnya.

Menteri Airlangga menyatakan bahwa perpanjangan sejumlah program bansos ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi masalah kemiskinan.

BACA JUGA:Wow! MenPAN-RB Ungkap Ada Camat Dapat Tukin Rp80 Juta

Sumber: