Banjir di Bengkulu: 3.170 Rumah Terdampak , 956 Warga Mengungsi

Banjir di Bengkulu: 3.170 Rumah Terdampak , 956 Warga Mengungsi

Warga menerobos banjir-istimewa-bengkuluekspress.com

BENGKULU, RASELNEWS.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu mencatat 3.140 rumah di lima wilayah di Provinsi Bengkulu terdampak banjir.

Yakni di Kota Bengkulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah dan Bengkulu Utara. 

BACA JUGA:PWI Kaur Buka Posko Pengaduan Pungli Penyelenggara Pemilu

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu Jaduliwan mengatakan banjir juga menyebabkan satu unit jembatan rusak. Bencana banjir itu disebabkan hujan yang turun sejak Minggu (22/1). Hujan disertai angin kencang dengan intensitas sedang hingga kencang.

BACA JUGA:Ratusan STNK Diblokir Sat Lantas Polres Bengkulu Selatan

"Untuk penanganan warga yang terdampak. Terus kami dilakukan," tegas Jaduliwan, Selasa (24/1).

Di Bengkulu Selatan, daerah terdampak banjir yakni kawasan Bendungan Selepah Desa Babatan Seginim. Hujan deras juga menyebabkan kawasan Manna-Pagar Alam mengalami longsor.

BACA JUGA:Nenek Jumaini yang Terjebak Banjir Diberi Bantuan Masa Panik dan Diusulkan Dapat Bantuan Rumah

Longsor bahkan sempat menutup badan jalan. Namun proses evakuasi material longsor yang dilakukan membuat akses transportasi kembali lancar.

Dari lima kabupaten, Kota Bengkulu menjadi wilayah paling parah terdampak banjir.

BACA JUGA:PBB Seluma Tertagih Rp1.8 Miliar, 2 Desa Nol Capaian

Banjir merendam sejumlah pemukiman di Kecamatan Sungai Serit, Muara Bangkahulu dan Ratu Agung. Setidaknya 2.249 warga yang terdampak dan 956 warga terpaksa mengungsi.

Di Kaur, banjir melanda Desa Pulau Panggung. Banjir membuat kebun jagung di Desa Talang Jawi juga hancur terendam.

BACA JUGA:Kasus Bunuh Diri di Seluma, Ini Saran Anggota DPRD

Sumber: