Jalan Buruk, Warga Kaur Sakit Diangkut Pakai Kotak Kayu, Kondisinya Belum Juga Sadar

Jalan Buruk, Warga Kaur Sakit Diangkut Pakai Kotak Kayu, Kondisinya Belum Juga Sadar

Jalan Tanjung Aur belum dibangun, warga sakit terpaksa diangkut menggunakan kotak kayu beberapa waktu lalu-julianto-raselnews.com

KAUR, RASELNEWS.COM – Warga Desa Tanjung Aur Kabupaten Kaur, Jariyah (70) yang dimasukkan dalam kotan kayu dan diangkut menggunakan sepeda disway.id/listtag/774/motor">motor ojek menuju RSUD Kaur, belum juga sadarkan diri.

Jariyah sudah mendapat pertolongan medisi di rumah sakit namun kondisi kesehatannya belum juga membaik.

Ada dua hal yang paling menyanyat dalam peristiwa ini. Pertama Jariyah yang sedang sakit parah terpaksa diangkut menggunakan sepeda disway.id/listtag/774/motor">motor setelah dimasukkan ke dalam kotak kayu.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Koma, Warga Kaur Dibawa Pakai Kotak Kayu Sejauh 15 KM

BACA JUGA:Robin Hood, Sang Penjahat Kejam, Sekaligus Pahlawan Rakyat Jelata

Peristiwa kedua, jalan menuju Desa Tanjung Aur sudah lama rusak parah dan belum juga diperbaiki oleh pemerintah.

Kades Tanjung Aur, Supriyadi menceritakan, warganya Jariyah koma setelah terjatuh di kamar mandi.

Kemudian karena di desa itu tidak ada fasilitas kesehatan memadai, warga dan keluarga ingin membawa Jariyah ke rumah sakit.

BACA JUGA:Tegas, Berwibawa dan Penyanyang, Inilah Lima Weton Kesayangan Khodam Prabu Siliwangi

BACA JUGA:Mau Jadi Pengusaha Super Tajir? Simak Cara Berbisnis Sahabat Rasulullah Ini, Per Bulan Raup Rp233 Miliar

Karena kondisi jalan sangat buruk dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat atau mobi, warga terpaksa membuat kotak dari kayu.

Persis seperti kotak tempat orang berjualan ikan keliling, tapi ukurannya lebih panjang.

Kemudian Jariyah yang dalam kondisi koma dimasukkan ke dalam kotak kayu tersebut dan diangkut menggunakan sepeda motor ojek kebun yang sudah dimodifikasi khusus.

BACA JUGA:Robin Hood Dari Kolombia, Fablo Escobar Sang Raja Kokain Pernah Gemparkan Dunia

BACA JUGA:TRAGIS! Warga Kedurang Bengkulu Selatan Tewas Ditabrak Kereta Api di Mojokerto

Motor yang mengangkut Jariyah mulai berangkat dari desa pagi hari, karena buruknya akses, baru sampai ke jalan aspal menjelang salat Jumat.

Sepanjang perjalanan dari rumah menuju jalan aspal, kotak kayu tempat Jariyah yang diangkut sepeda motor selalu dipegangi oleh warga dan keluarga. Tujuannya agar tidak terjatuh.

BACA JUGA:Sssttt! Wakil Kepala Satgassus Novel Baswedan Mulai Bergerak ke Wilayah Ini

BACA JUGA:KEREN!, Kopi Robusta Bengkulu Ditampung PT. Mayora Group, Segitiga Kopi Emas Terbukti!

“Sepeda motor itu jalannya tidak bisa ngebut, selain jalannya buruk, kotak kayu tempat warga kami yang sakit harus dipegangi biar tidak jatuh,” kata kades.

Setelah hamper setengah hari berjibaku, akhirnya sampai juga ke jalan aspal, kemudian Jariyah dipindahkan ke dalam mobil Ficup dan dibawa ke RSUD Kaur.

BACA JUGA:Unik! Ada Kampung Jawa Ditengah Kota Bangkok Thailand, Seperti Ini Penampakannya

BACA JUGA:TEGAS! BKN Batalkan Pengangkatan Dua PPPK Yang Sudah Lulus Seleksi, Begini Isi Pengumumannya

“Sesampai di rumah sakit langsung ditangani tim medis, namun kondisinya belum juga membaik,” kata kades.

Kades berharap agar pemerintah bisa membangun jalan menuju desa mereka. Karena saat ini akses jalan itu sudah sangat buruk.

Peristiwa orang sakit terpaksa ditandu atau diangkut menggunakan sepeda motor lantaran mobil tidak bisa lewat ini bukan kali pertama terjadi.

BACA JUGA:Viral Closet Jongkok Berbahan Stainless, Nitizen: Hape Jatuh, Wasalam

BACA JUGA:Sapi di Mukomuko dan Seluma Terserang LSD, Pemeriksaan Hewan Kurban Diperketat

“Kami sangat berharap pemerintah memperhatikan kami, panjang jalan yang rusak parah itu sekitar 15 kilo meter,” tutup kades. (red)


Sumber: kades tanjung aur