Guru Bengkulu Selatan Semakin Berkurang, Honorer Jadi Harapan
Ilustrasi guru bersama anak didiknya-istimewa-
BENGKULU SELATAN, RASELNEWS.COM – Jumlah guru di Kabupaten BENGKULU SELATAN, Bengkulu semakin berkurang. Ini setelah 65 guru dan pengawas akan memasuki masa pensiun tahun ini.
Angka ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya, yang mencapai 85 orang. Selain pengawas, beberapa di antaranya juga merupakan penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG).
BACA JUGA:Kabar Baik! Nasib PPPK Guru ke Depan Menurut Menteri Abdul Mu’ti dan Dampaknya pada Guru Honorer
BACA JUGA:Guru Honorer 2025 Masih Ada! Pemda Diminta Bayar Gaji Honorer Perbulan, Bukan 3 Bulan Sekali
"Jumlah total guru PNS di jenjang TK, SD, dan SMP di Bengkulu Selatan sekitar 2.260 orang. Tahun ini, jumlah tersebut akan berkurang lagi karena sejumlah guru memasuki masa pensiun. Hal ini wajar mengingat masa tugas guru dibatasi oleh usia," kata Sekretaris Disdikbud Bengkulu Selatan, Ramadhan, M.Pd.
Ramadhan menjelaskan, masa pensiun guru berlaku dari Januari hingga Desember tahun ini. Semua berkas pensiun akan diproses oleh bagian kepegawaian Disdikbud BS sebelum dilimpahkan ke BKPSDM Bengkulu Selatan.
BACA JUGA:Mendikdasmen Isyaratkan Regulasi Baru Penempatan Guru PPPK
BACA JUGA:Guru Sertifikasi di Bengkulu Selatan Minta Cek Rekening, TPG Sudah Cair!
"Dengan berkurangnya jumlah guru, tentu akan memengaruhi proses pendidikan di sekolah. Karena itu, kami berharap pihak sekolah lebih cermat dalam menyusun jadwal pembelajaran, agar tidak ada kekosongan jam mengajar," ujarnya.
Untuk mengatasi kekurangan guru PNS, Ramadhan menambahkan bahwa pihaknya tetap mengandalkan guru honorer di sekolah.
Kehadiran guru honorer diharapkan dapat mengisi kekosongan jam mengajar yang ditinggalkan oleh guru yang pensiun.
BACA JUGA:Maaf, Guru Honorer 9 Kategori Ini Tidak Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024 Tahap 2
BACA JUGA:Mendikdasmen Akan Evaluasi Penempatan Guru PPPK!
"Kami berharap ke depannya ada rekrutmen CPNS atau penambahan kuota penerimaan PPPK guru di Bengkulu Selatan, sehingga jumlah guru PNS dapat kembali meningkat," pungkas Ramadhan. (**)
Sumber: